STRATEGI IMPLEMENTASI TIK DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang Masalah
Guru merupakan sumber ilmu dalam proses pembelajaran. Dengan alasan itulah, sangat wajar jika para siswa sangat tergantung pada guru. Selain guru sebagai sumber ilmu siswa dapat juga menggali informasi dari buku. Dengan adalanya buku siswa dapat mencari sendiri dan menemukan informasi yang mereka butuhkan tanpa bantuan seorang guru. masalahnya adalah tidak banyak siswa yang mau melakukannya. Selain masalah tersebut masih ada masalah lain yaitu cara untuk mendapatkan. Ini adalah masalah yang banyak ditemui, selain sulitnya mendapatkan buku yang diperlukan, terkadang untuk mendapatkannya memerlukan biaya yang tidak murah. Inilah gambaran yang menyedihkan dalam dunia pendidikan dimana begitu sulit untuk mendapatkan sebuah ilmu dan informasi.
Di era modern seperti saat sekarang ini, masalah-masalah tersebut bukanlah menjadi masalah lagi. Guru dan buku bukan lagi sumber satu-satunya dalam mencari ilmu dan informasi. Dengan adanya komputer dan internet siswa dapat mendapatkan ilmu dan informasi dengan cepat dan mudah dengan biaya yang terbilang cukup murah. Karena itu untuk membantu siswa dalam mencari ilmu dan informasi tersebut, sangatlah penting bagi guru ataupun siswa mempunyai keterampilan menggunakan komputer dalam proses belajar mengajar. Untuk mendukung hal tersebut maka diadakan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dengan adanya Pembelajaran TIK akan dapat membantu guru dan siswa dalam mendapatkan ilmu dan informasi serta untuk mengerjakan tugas-tugas mereka dalam proses pembelajaran.
Demi untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhan sebuah strategi dalam mengimplentasikan TIK dalam pembeajaran. Guru diharapkan mempunyai strategi dalam mengajarkan TIK. Tidak hanya guru melainkan semua pelaku-pelaku sekolah harus membantu dalam pengajaran TIK.
B.            Tujuan
Pembuatan paper ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk strategi implementasi pengajaran TIK di sekolah. Sehingga akan mendapatkan suatu strategi yang baik untuk diterapkan dalam mengajaran TIK agar tercapainya tujuan yang telah ditentukan.
C.           Manfaat
Manfaat dari pembuatan paper ini diharapkan dapat menambah wawasan dan masukan dalam dunia pendidikan khususnya dalam strategi implementasi dalam pengajaran TIK di sekolah.
BAB II
PEMBAHASAN

A.           Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mempunyai arti yang sangat luas. Salah satunya, TIK adalah semua kegiatan yang menyangkut pengoperasian, pemprosesan, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar media. Sedangkan UNESCO (2004) memberika makna TIK merupakan teknologi yang di gunakan untuk berkomunikasi, membuat, mengelola dan mendistribusikan informasi. Terdapat dua aspek dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi adalah segala hal yang berkaitan dengan pemrosesan, digunakan sebagai alat, untuk manipulasi dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat-alat untuk memproses dan mentransfer data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
B.     Manfaat TIK dalam Pendidikan
Pembelajaran TIK akan dapat membantu guru dan siswa dalam mendapatkan ilmu dan informasi serta untuk mengerjakan tugas-tugas mereka dalam proses pembelajaran. Dengan adanya pembelajaran TIK akan sangat membantu guru dan siswa dalam mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Di kebanyakan  sekolah-sekolah saat ini guru maupun siswa sudah mulai menggunakan komputer dalam pengerjaan tugas mereka. Mereka sedikit demi sedikit mulai meninggalkan buku dalam pengerjaan tugas-tugas mereka.
Hal ini memberikan manfaat yang menguntungkan bagi guru, siswa maupun pelaku-pelaku sekolah lainnya. TIK juga sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan, dimana ilmu dan informasi sangatlah mudah didapatkan. Oleh karena itu, sangatlah membantu siswa dalam pendapatkan ilmu yang mereka butuhkan walaupun tanpa bantuan guru. Mereka dapat berlajar sendiri dengan bantuan internet yang telah ada. Manfaat lain dari pembejaran TIK adalah dapat memberikan motivasi kepada siswa dalam mengerjakan tugas-tugas mereka.
C.    Strategi Implementasi TIK dalam Pembelajaran Sekolah
Mengelola pembelajaran TIK tidak jauh berbeda dari mengelola dan proses pembelajaran seperti biasanya. Prinsip manajemen kelas yang baik, akan memberikan dampak yang baik dalam pembelajaran TIK. Melihat besarnya manfaat pembelajaran TIK dalam membantu proses belajar siswa, sangatlah penting bagi guru untuk menerapkan strategi dalam pembelajaran. Menurut Mooij (2009) untuk meningkatakan proses belajar mengajar salah satu caranya adalah pada strategi pembelajaran.
Untuk mengimplemtasikan TIK sebagai pembelajaran sekolah, ada hal-hal yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah. Sekolah harus memasang perangkat TIK di setiap ruangan baik itu ruang kepala sekolah, ruang meeting maupun ruang kelas. Hal ini  bertujuan agar semua pelaku-pelaku sekolah dapat melaksanakan tugas mereka menggunakan bantuan TIK. Pemasangan internet akan memudahkan akses para guru, karyawan dan siswa. Haruslah ada pelatihan-pelatihan khusus bagi guru dan karyawan sekolah mengenai TIK.
Contoh alah satu strategi implementasi pembelajaran TIK yang telah di ungkapkan oleh Robert (2008), adalah guru mengadakan handout yang berisi petunjuk langkah-langkah untuk melaksanakan kegiatan TIK. Kemudian siswa diminta untuk menyelesaikan perkerjaan mereka. Selain itu, guru juga mengadakan slide PowerPoint yang diproyeksikan ke layar dengan komputer di dalam kelas guna membantu siswa dalam pembelajaran tersebut.
Selain itu, guru juga dapat hanya memberikan sebuah masalah kepada siswa. Kemudian siswa diminta untuk mencari pemecahan dari masalah tersebut dari berbagai sumber salah satunya dari internet.
Tetapi pada kenyataannya, strategi implementasi tersebut masih belum dilaksanakan menyeluruh di Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil. Sulitnya pengadaaan sarana dan prasarana menyebabkan proses belajar mengajar TIK belum dapat mencapai tujuan yang dirumuskan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan TIK menurut Robert (2008), yaitu:
  1. Perencanaan dan kebijakan. Sangat penting adanya perencanaan dan kebijakan dalam strategis merancang dan mengembangkan TIK.
  2. Peraturan Perundang-Undangan. Terkait dengan perencanaan dan kebijakan, pemerintah haruslah menekankan kebutuhan untuk mengembangkan dan meninjau ulang peraturan yang dapat menghambat pembangunan TIK dalam pendidikan.
  3. Pelatihan dan peningkatan kapasitas. Pelatihan TIK di semua tingkat pendidikan, yang akan mengakibatkan peningkatan kapasitas secara keseluruhan dan peningkatan akses pendidikan jarak jauh.
  4. Pengembangan kurikulum. Tujuannya harus untuk membuat pendidikan TIK menjadi pelajaran yang wajib di sekolah.
  5. Akses ke TIK. Peningkatkan akses ke TIK, terutama untuk pelajar dan peserta didik di daerah pedesaan. Membangun lebih 'pusat internet' atau pusat sumber TIK masyarakat adalah sangat penting.
  6. Pengurangan biaya. Tingginya biaya akses dan peralatan TIK sebagai halangan untuk pengembangan TIK pendidikan.
  7. Pembangunan berkelanjutan TIK. Diadakannya praktek-praktek berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
BAB III
PENUTUP
A.           Kesimpulan
Pembelajaran TIK akan dapat membantu guru dan siswa dalam mendapatkan ilmu dan informasi serta untuk mengerjakan tugas-tugas mereka dalam proses pembelajaran. TIK selain untuk memudahkan mendapatkan informasi dan ilmu juga dapat memberikan motivasi kepada siswa dalam mengerjakan tugas-tugas mereka. Ada beberapa hal yang perlukan untuk mengembangkan pembelajaran TIK yaitu Perencanaan dan kebijakan, peraturan perundang-undangan, pelatihan dan peningkatan kapasitas, pengembangan kurikulum, akses ke TIK, pengurangan biaya, dan pembangunan berkelanjutan TIK.  
B.            Saran
Dari pembahasan diatas ada beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi untuk mengembangkan pembelajaran TIK terutama di Indonesia. Guru-guru seharusnya mengikuti pelatihan TIK agar dapat memanfaatkan TIK dalam proses mengajar. Penyediaan fasilitas TIK yang memadahi. Tersedianya daya listrik dan internet yang memadahi untuk memaksimalkan pembelajaran TIK di setiap sekolah.


DAFTAR PUSTAKA

Eyo,Patrick. Omoogun, Ajayi.( 2013). Impediments to the Adoption of Information and Communication Technology (ICT) in Teacher Preparation Programme, ISSN 1948-5476.International Journal of Education, Macrothink Institute.

Lim, Cher Ping; Pek, Meow Sien; Chai, Ching Sing. (2005). Classroom Management; Online Instruction; Computer Assisted Intruction-CAI; Information Technology. ISSN 1055-8896. United States: Association for the advancement of computing in education.

Mooij, Ton. (2009). Education and ICT-Based Self-Regulation in Learing: Theory, Design and Implementation. ISSN 1360-2357. New York: Springer science and business media.

Whelan, Robert. (2008). Use of ICT in Education in The South Pacific: Findings of The Pacific Elearning Observatory. ISSN 0158-7919. Melbourne: Taylor and Francis Ltd.

0 comments:

Post a Comment